Ngobrol Santai Bersama drg. Maruli Togatorop: Saya Anjurkan Tes HIV

- Senin, 17 Oktober 2022 | 17:43 WIB
Tangkapan layar saat drg . Maruli Togatorop hadir dalam sesi gobrol santai di live Instagram (Manfred Kudiai)
Tangkapan layar saat drg . Maruli Togatorop hadir dalam sesi gobrol santai di live Instagram (Manfred Kudiai)


The Papua Jounal -Maruli Togatorop membahas seputar Infeksi Oportunistik pada Orang dengan HIV (ODHIV) serta membuka kesempatan bertanya kepada mereka yang baru terdiagnosa HIV Positif, Minggu (16/10).

Ngobrol santai yang dipandu Hages Budiman lewat Instagram Live di akunnya: @hagesbudiman itu, di sesi pembukaan, Hages Budiman berharap memberikan dampak yang postif dan membuka wawasan Seputar Seks dan HIV serta Infeksi Oportunistik pada ODHIV.

"Pertama-tama kita mulai dengan diri sendiri. Kita siap dengan konsisi apa pun sebelum mengedukasi kepada yang lain. Kita mesti menunjukkan bahwa kita berharga dan baik-baik saja," jelas drg. Maruli Togatorop dalam obrolan santai yang dikutip The Papua Jounal, Senin (17/10).

Dalam percakapan tersebut ditekankan untuk tetap bersyukur dan menerima kondisi apa pun yang terjadi dalam tubuh dan menerima itu sebagai sahabat baru yang dititipkan Tuhan dalam menjalani kehidupan.

Menurut drg. Maruli Togatorop hidup dengan status positif HIV membuat dirinya lebih mencintai dirinya, lebih dekat kepada Tuhan dan hidup lebih teratur dan sehat.

Ketika ditanya soal Infeksi Oportunistik, drg. Maruli Togatorop menjelaskan oportunistik merupakan bagian dari mencari kesempatan.

"Orang dengan HIV-AIDS itu kan pasti yang diserang kekebalan tubuh. Jadi, kalau kekebalan tubuhnya makin lemah, penyakit apa saja bisa masuk menyerang tubuh. kemudian timbul gejala-gejala yang kita sebutkan itu AIDS," paparnya.

Drg. Maruli Togatorop meminta agar tidak menganggap sepele hal-hal terkait kekebalan tubuh.

Bagi ODHIV untuk mengembalikan kekebalan tubuh hanya lewat satu cara, yakni mengkomsumsi obat ARV.

"Dengan melakukan terapi secara teratur dengan meminum ARV, kekebalan tubuh kita akan dipulihkan kembali," paparnya.

Menurutnya, untuk mengembalikan imun tubuh membutuhkan proses yang panjang dengan CD4 yang meningkat dan jumlah virusnya menurun.

Infeksi oportunistik merupakan infeksi akibat virus, bakteri, jamur, atau parasit yang terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Dengan kata lain, infeksi ini mengambil kesempatan dari lemahnya daya tahan tubuh, untuk bisa berkembang.

"Agar virus, bakteri, jamur, atau parasit tidak menyerang sistem kekebalan tubuh maka harus wajib dan rutin meminum ARV," tegas drg. Maruli yang telah membuka status positif HIVnya kepada publik pada 2019 lalu ini.

Dirinya sangat menyangkan kepada masyarakat yang sudah tahu dirinya positif HIV tetapi tidak meminum ARV.

Halaman:

Editor: Manfred Kudiai

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Film Tentang HIV-AIDS yang Menggugah

Minggu, 13 November 2022 | 23:55 WIB

Memahami HIV-AIDS yang Benar Lewat Film

Sabtu, 12 November 2022 | 23:54 WIB

Resume: Dokter kena HIV

Jumat, 11 November 2022 | 05:30 WIB

Kasus HIV di Pakistan 2019

Minggu, 16 Oktober 2022 | 09:28 WIB

Laki-laki Harus Tahu Gejala HIV

Kamis, 13 Oktober 2022 | 22:10 WIB

Kenali Sejak Dini Gejala Infeksi HIV Akut

Sabtu, 8 Oktober 2022 | 21:09 WIB

Apa itu HIV?

Jumat, 7 Oktober 2022 | 08:18 WIB

Memahami HIV/AIDS

Rabu, 28 September 2022 | 04:00 WIB

Empat Unsur Penularan HIV

Selasa, 13 September 2022 | 19:09 WIB

Maruli Togatorop: Semua Beresiko Terpapar HIV

Selasa, 13 September 2022 | 13:48 WIB
X