• Jumat, 29 September 2023

Terkait Shut Down Internet Di Papua, Pakar UGM: Itu Pemotongan Hak

- Senin, 15 Mei 2023 | 20:00 WIB
Novi Kurnia, dosen dan peneliti di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM Yogyakarta (TPJ - Aprila Wayar)
Novi Kurnia, dosen dan peneliti di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM Yogyakarta (TPJ - Aprila Wayar)

The Papua Journal - Novi Kurnia, pakara digital Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengatakan shut down internet di Papua pada 2019 lalu merupakan pemotongan hak warga yang dilakukan negara, Jumat (12/05).

"Saya kira kalau dalam konteks shut down internet, saya lebih melihat bahwa itu adalah pemotongan hak karena yang namanya internet tadi tidak bisa kita artikan bahwa internet itu selalu dampaknya adalah negatif," kata Novi Kurnia, dosen dan peneliti di Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM Yogyakarta.

Baca Juga: Resep Membuat Pasta Tomat Mozzarella

Pada 21 Agustus 2019, pemerintah secara resmi melakukan shut down internet di Bumi Cendrawasih. Akibatnya internet, warga Papua membakar kantor Telkom Indonesia di Jayapura, Papua.

Menurut Novi Kurnia, pemutusan itukan berarti 100 persen tidak bisa digunakan dan itu mengganggu proses pendidikan, mengganggu belajar, perekonomian, dan juga tentu yang utama adalah penyebar luasan informasi yang mau tidak mau internet itu menjadi fondasi yang paling utama saat ini untuk berhubungan satu dengan yang lain. (*)

Editor: Aprila Wayar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Greenpeace Ajak Anak Muda Jaga Bumi Lewat Festival Musik

Selasa, 26 September 2023 | 14:12 WIB

Suluh Sumurup Art Festival 2023 Digelar Besok

Rabu, 13 September 2023 | 23:23 WIB

JPU KPK Tuntut Lukas Enembe 10,5 Tahun Penjara

Rabu, 13 September 2023 | 23:12 WIB
X